
Solusi Manufaktur & Produksi
Sistem ERP Manufaktur & Pabrik Kustom (Tanpa Langganan)
Hentikan kerugian akibat selisih bahan baku dan jadwal produksi yang meleset. Kami membangun sistem ERP kustom yang menyesuaikan alur pabrik Anda, bukan sebaliknya. Solusi permanen untuk kontrol produksi, inventory, dan QC.
Jawaban cepat
Kapan menggunakan solusi ini?
Solusi ini layak diprioritaskan ketika penghitungan bahan baku (bom) masih manual, sering terjadi selisih antara laporan dan fisik gudang. Mulai dari alur utama yang paling cepat memberikan manfaat.
- Cocok jika
- Penghitungan bahan baku (BOM) masih manual, sering terjadi selisih antara laporan dan fisik gudang.
- Tahap awal
- Sistem harus bisa mendefinisikan formula produk (Bill of Materials) sehingga mutasi stok bahan baku otomatis terhitung.
- Tunda jika
- Jika SOP di lantai produksi masih berubah-ubah setiap minggu, jangan bangun ERP dulu.
Ditulis dan ditinjau oleh tim Pytagotech. Terakhir diperbarui 4 Juni 2026.
Cara membaca solusi ini
Kapan cocok
Situasi yang biasanya membuat solusi ini layak diprioritaskan
+
Kapan cocok
Situasi yang biasanya membuat solusi ini layak diprioritaskan
Penghitungan bahan baku (BOM) masih manual, sering terjadi selisih antara laporan dan fisik gudang.
Surat Perintah Kerja (SPK) masih berupa kertas yang sering hilang di lantai produksi.
Pemilik sulit melacak status pesanan pelanggan apakah masih diproduksi atau sudah siap kirim.
ERP langganan terasa terlalu mahal atau fiturnya terlalu kaku untuk alur pabrik yang spesifik.
Masalah yang sering muncul
Titik friksi yang biasanya mendorong bisnis mulai bergerak
+
Masalah yang sering muncul
Titik friksi yang biasanya mendorong bisnis mulai bergerak
Produksi terhenti tiba-tiba karena bahan baku ternyata habis, padahal di laporan Excel masih ada.
Biaya produksi membengkak karena barang reject tidak tercatat dan tidak dievaluasi akar masalahnya.
Admin PPIC menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari hanya untuk rekonsiliasi data produksi.
Output tahap awal
Keluaran yang paling sering dibutuhkan dulu
+
Output tahap awal
Keluaran yang paling sering dibutuhkan dulu
Modul Master Data (Barang, Bill of Materials, Mesin, Operator).
Modul Produksi (Pembuatan SPK, Tracking Status, Laporan Hasil & Reject).
Modul Inventory terintegrasi (Otomatis potong bahan baku saat barang jadi dilaporkan).
Yang dipantau
Indikator hasil dan keputusan implementasi yang penting setelah rilis
+
Yang dipantau
Indikator hasil dan keputusan implementasi yang penting setelah rilis
Selisih stok bahan baku berkurang drastis karena pemotongan terjadi secara sistematis via BOM.
Kecepatan merespons status pesanan pelanggan meningkat karena SPK bisa dilacak real-time.
Waktu rekonsiliasi admin gudang dan produksi terpangkas signifikan.
Mulai dari satu lini produksi atau satu jenis produk unggulan sebelum mengimplementasikan sistem ke seluruh pabrik.
Pastikan formulasi Bill of Materials (BOM) sudah baku dan divalidasi sebelum dimasukkan ke dalam sistem.
Rancang antarmuka (UI) untuk operator pabrik sesederhana mungkin dengan tombol-tombol besar, karena mereka bekerja di lapangan.
Belum saatnya jika
Kondisi yang sebaiknya dibereskan lebih dulu
Jika SOP di lantai produksi masih berubah-ubah setiap minggu, jangan bangun ERP dulu.
+
Jika SOP di lantai produksi masih berubah-ubah setiap minggu, jangan bangun ERP dulu.
Jika staf produksi menolak pencatatan digital dan manajemen tidak memaksakan SOP baru.
+
Jika staf produksi menolak pencatatan digital dan manajemen tidak memaksakan SOP baru.
Langkah lanjut
Jalur lanjut yang paling praktis
Bukti proyek yang relevan
Studi kasus yang paling dekat dengan solusi ini
Gunakan studi kasus di bawah untuk melihat bagaimana kebutuhan yang mirip diterjemahkan menjadi alur digital yang benar-benar dipakai.