
Solusi Manufaktur & Produksi
ERP manufaktur kustom untuk produksi dan gudang
Rancang alur produksi, bahan baku, dan pencatatan hasil kerja sesuai proses pabrik Anda. Mulai dari satu lini dan data BOM yang sudah disepakati sebelum memperluasnya ke gudang atau quality control.
Jawaban cepat
Kapan menggunakan solusi ini?
Solusi ini layak diprioritaskan ketika penghitungan bahan baku (bom) masih manual, sering terjadi selisih antara laporan dan fisik gudang. Mulai dari alur utama yang paling cepat memberikan manfaat.
- Cocok jika
- Penghitungan bahan baku (BOM) masih manual, sering terjadi selisih antara laporan dan fisik gudang.
- Tahap awal
- Sistem harus bisa mendefinisikan formula produk (Bill of Materials) sehingga mutasi stok bahan baku otomatis terhitung.
- Tunda jika
- Jika SOP di lantai produksi masih berubah-ubah setiap minggu, jangan bangun ERP dulu.
Konten terakhir diperbarui 23 Oktober 2026.
Masalah yang biasanya muncul
Masalah yang biasanya mendorong solusi ini
Tanda-tanda bahwa bisnis Anda sedang menghadapi masalah ini


Produksi terhenti tiba-tiba karena bahan baku ternyata habis, padahal di laporan Excel masih ada
Biaya produksi membengkak karena barang reject tidak tercatat dan tidak dievaluasi akar masalahnya
Admin PPIC menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari hanya untuk rekonsiliasi data produksi
Cara membaca solusi ini
Empat aspek yang perlu dipahami
Agar keputusan tidak berhenti di tahap tertarik, tapi sampai ke implementasi yang jelas.
Kapan cocok
Situasi yang membuat solusi ini layak diprioritaskan
Penghitungan bahan baku (BOM) masih manual, sering terjadi selisih antara laporan dan fisik gudang.
Surat Perintah Kerja (SPK) masih berupa kertas yang sering hilang di lantai produksi.
Pemilik sulit melacak status pesanan pelanggan apakah masih diproduksi atau sudah siap kirim.
ERP langganan terasa terlalu mahal atau fiturnya terlalu kaku untuk alur pabrik yang spesifik.
Masalah yang sering muncul
Titik friksi yang mendorong bisnis mulai bergerak
Produksi terhenti tiba-tiba karena bahan baku ternyata habis, padahal di laporan Excel masih ada.
Biaya produksi membengkak karena barang reject tidak tercatat dan tidak dievaluasi akar masalahnya.
Admin PPIC menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari hanya untuk rekonsiliasi data produksi.
Output tahap awal
Keluaran yang paling sering dibutuhkan dulu
Modul Master Data (Barang, Bill of Materials, Mesin, Operator).
Modul Produksi (Pembuatan SPK, Tracking Status, Laporan Hasil & Reject).
Modul Inventory terintegrasi (Otomatis potong bahan baku saat barang jadi dilaporkan).
Yang dipantau
Indikator hasil setelah rilis
Selisih stok bahan baku dapat ditelusuri ke transaksi dan pemakaian bahan yang tercatat pada BOM.
Status SPK dapat diperiksa tanpa menunggu rekap terpisah dari tiap tahap produksi.
Waktu rekonsiliasi gudang dan produksi dapat dibandingkan sebelum dan setelah sistem digunakan.
Mulai dari satu lini produksi atau satu jenis produk unggulan sebelum mengimplementasikan sistem ke seluruh pabrik.
Pastikan formulasi Bill of Materials (BOM) sudah baku dan divalidasi sebelum dimasukkan ke dalam sistem.
Rancang antarmuka (UI) untuk operator pabrik sesederhana mungkin dengan tombol-tombol besar, karena mereka bekerja di lapangan.
Langkah selanjutnya
Tiga jalur lanjut yang paling praktis
Pilih jalur yang paling sesuai dengan tahap keputusan Anda saat ini.
Pelajari cakupan pengembangannya: Layanan Pembuatan Software Kustom.
Solusi terkait
Bandingkan solusi yang berdekatan
Software inventory kustom untuk stok dan gudang
Tinggalkan tumpukan spreadsheet yang rawan selisih. Kami merancang sistem inventory kustom untuk mencatat stok, mutasi, dan jejak audit dalam satu alur. Kebutuhan hosting, pemeliharaan, dan integrasi dibahas sesuai ruang lingkup proyek.
Lihat solusiAplikasi sales lapangan untuk bisnis distribusi yang sering kehilangan jejak rute dan pesanan
Cocok untuk distributor, grosir, atau pabrik yang tim sales-nya masih mencatat pesanan di WhatsApp dan admin kesulitan memantau kunjungan harian toko (canvassing).
Lihat solusi