| Masalah yang paling terasa | Bisnis belum punya halaman resmi yang membantu calon klien memahami layanan dan mengambil langkah berikutnya. | Booking, membership, kasir, atau input lapangan dipakai lewat HP setiap hari dan terlalu berat kalau tetap manual. | Stok, approval, dashboard, atau data internal sudah terlalu tercecer di chat, spreadsheet, atau tools terpisah. | Sistem sudah live, tetapi bug-fix awal, adaptasi tim, dan request baru mulai bercampur tanpa batas yang jelas. |
|---|
| Siapa yang paling terbantu lebih dulu | Calon klien, tim sales, dan bisnis yang sering diminta kirim profil, katalog, atau link layanan. | Pelanggan, admin, sales lapangan, teknisi, atau tim operasional yang memang bekerja dari Android dan iPhone. | Owner, admin operasional, gudang, finance, atau PIC yang butuh angka dan alur kerja yang lebih rapi. | PIC bisnis dan tim pengguna yang sedang menjaga versi live tetap aman dipakai sebelum backlog baru dibuka. |
|---|
| Versi awal yang biasanya paling sehat | Halaman inti, CTA, proof, dan struktur yang membuat bisnis terlihat lebih siap di mata calon klien. | Satu atau dua flow mobile yang paling sering dipakai, misalnya booking, membership, kasir, atau input lapangan. | Satu modul yang paling mahal kalau tetap manual, misalnya inventory, dashboard, approval, atau CRM ringan. | Bug-fix awal, stabilisasi akses, dan ritme 30 hari pertama agar perubahan baru tidak bercampur dengan perbaikan. |
|---|
| Belum cocok jika | Masalah utamanya justru ada di operasional internal, bukan di trust, presentasi layanan, atau jalur lead. | Flow inti belum jelas atau web app mobile-friendly sebenarnya masih cukup untuk tahap sekarang. | Masalahnya masih terlalu kabur, terlalu jarang terjadi, atau prosesnya belum siap diterjemahkan ke sistem. | Project belum live atau kebutuhan utamanya justru modul baru, redesign besar, atau integrasi tambahan. |
|---|